Tips nie diambil dari majalah “G Plus” Edisi 7 agustus 2004

yaaa berhubung bukuna dah jaman doeloe dan informasi na masih bermanfaat, q catet aja disini..

ok…… this is it weeeekkk

Tips

JURUS PENTING MEMBELI GITAR ELEKTRIK

Mungkin setelah kamu menjadi musisi atau gitaris yang sukses, membeli gitar pasti bukan satu hal yang menyulitkan. Selain karena kamu sudah berpengalaman atau ditunjang dengan keuangan yang memadai, bisa saja kamu juga malah menjadi musisi andalan produsen gitar sebagai sarana berpromosi sehingga kamu bisa mempunyai gitar sebagai sarana berpromosi sehingga kamu bisa mempunyai gitar sendiri secara cuma-cuma.

Tapi sebagai pemula atau kelas amatir, kamu tentu harus punya ‘ilmu’ yang bisa menjadi pedoman saat membeli gitar. Sebab kamu tentunya tak mau menghamburkan uang untuk membeli gitar yang punya penampilan bagus tapi ternyata berkualitas rendah. Nah, berikut ini ada panduan membeli gitar elektrik yang mungkin bisa sangat membantu.

Pemampilan Menarik

Saat kamu masuk ke toko alat musik, jangan tergesa-gesa mengambil gitar sembarangan. Arahkan pandangan kamu ke seteap sudut yang memajang berbagai gitar dan biarkan mata kamu memutuskan gitar mana yang penampilannya paling menarik secara fisik. Siapa tau kamu bisa jatuh hati pada pandangan pertama.

Mainkan Secara Akustik

Setelah mendapatkan pilihan yang paling menarik, mainkan beberapa kord atau beberapa melodi not tanpa mencolokkannya ke sumber tenaga listrik. Dengan kata lain, mainkan secara akustik. Jika suara yang dihasilkannya terdengar nyaring dan jelas, berarti kualitas gitar tersebut cukup menjanjikan. Bagaimana pun, suara gitar elektrik yang terdengar buluk (kurang jernih) saat dimainkan secara ‘akustik’ bakal menghasilkan kualitas yang kurang lebih sama saat dimainkan secara ‘elektrik’.

Pahami Bahannya

Karakter suara sebuah gitar elektrik sangat dipengaruhi oleh kualitas kayu yang dipakai untuk membangun bodi dan neck-nya. Makanya kamu harus paham karakternya. Misalnya kayu mapel, yang bobotnya lebih berat dan menghasilkan sound yang lebih nyaring dan jernih. Sementara mahogani yang biasanya lebih banyak dipakai untuk bahan bodi mempunyai karakter sound yang lebih lembut, tebal dan bisa menghasilkan sustain (ekor nada/ dengung) yang cukup halus.

Perhatikan Kenyamanan

Gitar elektrik yang bagus tidak mesti harus kelihatan sangar di atas panggung, tapi justru menyiksa kamu saat memainkannya. Fokuskan pilihan kamu pada gitar yang enak dimainkan saat latihan maupun ketika berada di atas panggung. Pastikan juga gitar tersebut nyaman dimainkan saat kamu bermain dalam posisi duduk atau berdiri.

Pelototin Kondisi Neck-nya

Genggam neck-nya lalu gesekkan jari-jarikamu pada permukaan fretboard-nya secara perlahan. Jika fret-nya terasa lembut, tidak tajam dan permukaannya terasa rata, berarti kualitasnya cukup bagus. Rasakan juga saat kamu memetik senarnya sambil menekan satu kolom fretboard dengan jari telunjuk. jika terasa lembut dan tak membuat kamu harus mengeluarkan tenaga extra saat menekannya, berarti gitar tersebut cukup layak untuk dibeli.

Mengenali Kualitas Perangkatnya

Masalah satu ini juga sangat penting kamu ketahui. Bagaimana mengenali perangkat gitar yang tidak cacat. Periksa semua fungsi bagian-bagiannya misalnya tombol – tombol, tuas – tuas, pemutaran senar, penampang senar, dsb. Pastikan semuanya berfungsi sebagaimana mestinya.

Panduan Pickup

Pickup memberi andil sangat besar terhadap pembentukan sound gitar kamu. Jadi kamu harus mengerti betul karakternya. Misalnya yang model single coil, berarti punya karakter tone (warna suara) yang nyaring dengan semburan yang lebih lunak. Sementara untuk jenis pickup humbuckers, warna suara yang dihasilkan jauh lebih tebal dan keras. Makanya, banyak gitaris metal yang menyukainya. Jadi, sesuaikan dengan kebutuhan kamu. Sebaiknya, pilih merek pickup yang sudah popular untuk menjamin kualitasnya.

Colok dan Mainkan

Saat pertama kali mencolokkan gitar yang akan kamu beli ke ampil, jangan langsung memainkannya pada level distorsi yang besar. Mulailah dengan pilihan clean dengan set EQ yang standar. Perhatikan dengan seksama karakter sound yang dihasilkan, apakah terdengar lebih nyaring, tajam, tebal, padat, tipis atau buluk. Coba juga memunculkan sustain-nya, apakah cukup mendengung atau tidak. Pada intinya, kamu harus memahami duluu karakter suaranya secara natural.

Komposisi yang Sopan

Jika kamu seorang gitaris pemula atau masih amatiran, sebaiknya kamu mengajak rekan kamu yang lebih berpengalaman dalam mencoba atau membeli gitar baru. Sebab kamu tentu tak mmau menunggu atau menyimpan uang untuk membeli gitar sampai kamu benar-benat mahir dan mengenal seluk beluk instrumen gitar secara lebih detail. Tapi, kalau pun kamu seorang gitaris yang sudah mahir, jangan sekali-kali memainkan komposisi lagu macam ‘Smoke on the Water’ (Deep Purple), ‘Eruption’ (Van Halen), ‘Enter Sandman’ (Metallica) atau ‘Stairway to heaven’ (Let Zeppelin) saat mencoba gitar yang rencananya akan kamu beli jika tak ingin diusir oleh pemilik toko. Kecuali jika kamu benar-benar sudah yakin bakal membeli gitar tersebut.

Yakin dengan Pilihan Kmau Sendiri

Jangan memilih salah satu merek gitar hanya karena gitaris favorit kamu menggunakan merek yang sama. Pilihlah gitar yang kamu rasa tepat dengan selera serta kebutuhan kamu. Pilihlah gitar yang kamu rasa bisa mewakili kepribadian kamu secara musikal

Iklan