Pembawa Acara = Choky Sitohang



Choky: Kembali di Mario Teguh, Golden Ways. Super Fantasy adalah tema yang kami angkat hari ini. Itulah kenapa saya bermimpi menjadi seorang “Kesatria”, “Pemimpin”. Kostumnya begini…

Pak Mario.. Kaisar pak??

Pak Mario: Mudah mudahan..

Choky: Semoga… Yak

Pak Mario: Kahyalan..

Choky: hayalan… Mainkan imaginasi anda.. Tapi Pak, seorang yang takut gagal ketika saya ingin melakukan sesuatu didepan itulah yang membuat saya sulit sekali untuk melangkahkan kaki kedepan.

Mungkin itu adalah pertanyaan anda (anda = penonton)

bagaimana??

Pak Mario: Saya gambarkan ini ya.. Bagi orang yang takut gagal, sebenarnya dia tidak menakuti “kegagalan” .. Apa yang ditakutinya??

 Bayangan tentang kegagalan

tapi orang yang men… yang gagal tidak mungkin tidak berbahagia.. Karna kegagalan itu harus besar. Kalo kecil gagal itu namanya kepeleset. Gagal itu besar.. Skarang.. mungkin saya berpakaian seperti ini.. Kalau saya menantang Mike Tison .. Bertinju.. Berapa lama saya bisa bertahan?? … jangan tertawa itu…. katanya sahabat.. berapa lama saya bisa bertahan melawan Mike Tison, sahabat Indonesia yang super, berapa lama?

1 menit itu baik sekali.. yang bilang detik, 2 detik, 3 detik, sahabat Indonesia yang super dengar ini ya.

Orang yang menganggap saya segera kalah melawan Mike Tison adalah orang yang menyepelekan kecepatan lari saya. Saya bisa lari sampai Mike Tison capek lalu bilang “Oke Mar.. Draw draw draw” hahahahhaOke??

Tapi dengarkan ini sahabat indonesia yang terkasih.. Kalau saya melawan Mike Tisop kalah, apakah nama saya tidak mendunia?? iya?? Kalau mau kalah.. Kalah Besar. Sehingga saya diundang ke Lary King. Lalu laryKing bertanya pada saya “Mr.Teguh tell me. what make you so stupid in challenging Mike Tyson ??”

Kalau mau gagal, gagal besar … karna anda dipuji karna besarnya upaya yang anda coba.

Choky: Jadi gagal bukan berarti kiamat ya..??

Pak Mario: Enggak.. gagal dalam mencoba sesuatu yang besar, itu terpuji sekali. Berapa orang yang hidupnya mau gaji yang.. kecil. Tu sampai keinjak.. Dia hidupnya hanya untuk gajian, untuk selamat makan sampai akhir bulan, itu tidak perlu pertolongan Tuhan. Pertolongan manusia sudah cukup. kalau anda ingin Tuhan campur tangan langsung, inginan yang besar, upayakan yang besar, sehingga Tuhan melihat tidak mungkin ada sesamamu yang bisa membantu maka aku yang akan turut campur



q ga yakin klo ketikannya bener semua…. klo ada salah komen ya.. trimakasih terimakasih

Iklan