Adi: mengenai wajah masa depan yang menurut Pak Mario “itu bisa ditata” dengan berhenti sejenak. Bagaimana dengan sahabat  – sahabat kita yang karna sulitnya kehidupan, mereka dengan derita kemiskinan yang berkepanjangan hingga tidak mampu untuk menyediakan waktu hanya untuk berhenti. Bagaimana mengajak mereka Pak Mario?

Pak Mario: Super sekali..!

Untuk saudara – saudara kita yang “tidak tahu”, “tidak jelas” dan sebagian besar orang “tidak berani”. Berapa banyak sarjana yang menjadi orang – orang yang dihormati secukupnya karna keberaniannya secukupnya?

Nah untuk orang – orang ini dibutuhkan “petunjuk”

Orang yang memberikan petunjuk disebut “penunjuk”

Logikanya..

Kalau ini ada penunjuk, ka ada yang menunjukkan. Orang yang menjadi penunjuk, mewakili Tuhan yang menunjukkan. Ambillah peran menunjukkan karna anda menjadi alat bagi yang menunjukkan jalan, yaitu Tuhan. Itu sebabnya orang – orang yang membukakan jalan, hidupnya selalu lebih baik. Perhatikan itu!

Kalau anda tidak tau, bantu orang untuk tau.

Kalau anda tidak yakin, bantu orang untuk yakin.

Kalau anda tidak jelas, bantu orang untuk memperjelas.

Lihat, bagaimana hebatnya kita kalo kita melakukan sesuatu “untuk”. Semakin jelas “untuk”nya, semakin hebat yang kita pelajari.

Itu

Iklan