Uli: Pak Mario, sebelum kita beralih ke penanya berikutnya, masih dalam konteks pembicaraan yang barusan, saya memandang di sekeliling kita ada begitu banyak orang yang memilih untuk menjadi mati rasa daripada harus berubah, Pak. Nah, bagaimana pendapat bapak mengenai hal itu?

Pak Mario: orang – orang yang harus kita sayangi karena, orang yang berdiri dibawah sumber sinar yang salah itu, akan melihat dirinya salah. Itu sebabnya emas yang salah ditaruh akan diperlakukan seperti kuningan.

Berapa banyak orang yang hatinya hari ini gundah dan marah sebetulnya orang – orang sangat berkualitas yang salah menaruh dirinya. Berbicara menggunakan bahasa yang tidak pantas. Bagi kelasnya.

Memikirkan yang kecil – kecil.

Merasa tersinggung untuk yang kecil – kecil

Memilih melakukan yang bisa saja

Lalu orang bilang “ini bukan emas”. Memang sama kuningnya, tapi dia kuningan. Lalu dia dikalahkan oleh kuningan – kuningan yang dipakai sebagai perhiasan.

Bicara, bahasa itu perhiasan.

Sinar mata anda kalo ketemu orang, “Apa kabar Pak Bambang”.

Lalu dia bilang “Gunawan”

“eeiiii Baru ganti nama..!!!” gitu. Coba..?!

Jadikanlah apapun yang ada dalam diri anda sebagai perhiasan sehingga tanpa mengetahui anda emas atau kuningan anda ditempatkan di tempat –tempat yang indah karna anda berlaku seperti emas.

Iklan