Baron: Salam Super Pak Mario

Pak Mario: Salam Super

Baron: Selalu super.!! Pak Baron, Indra Baron

Pak Mario: Pak Baron, yes..

Baron: Saya beruntung sekali bisa bekerja disebuah perusahaan yang terbaik di Indonesia.

Pak Mario: Ohhh yaa??!

Baron: hahaha ahmmm saya sampai – sampai kehabisan kata pujian untuk bapak, saya sering sekali mengikuti seminar  – seminar yang bapak berikan.

Pak Mario: Terimakasih Pak.

Baron: dan saya selalu terinspirasi. Saya kira kita semua, seperti amatir kalo disebelah bapak. Ahmmm pertanyaan saya Pak Mario. Kita bicara soal kepemimpinan, pemimpin, berarti kita membutuhkan orang yang menjadi pengikutnya agar dia selalu berada disebelah kita. Apa yang lebih dibutuhkan, sikap atau kemampuan dari seorang pemimpin dan mana yang lebih dominan? Sikapkah atau kemampuannya yang lebih dominan. Terimakasih.

Pak Mario: Super Sekali. trimakasih

Uli: terimakasih Pak Baron. Silakan Pak Mario

Pak Mario: kata “Mampu” mulai dari mengangkat 5 Kg sampai 120 Kg. kalau kita mengenal konsep kemampuan, sebetulnya tidak ada orang lemah. Orang memiliki kemampuan kecil, tetapi tidak dibutuhkan kekuatan besar untuk menarik pelatuk dari meriam yang besar. Yak .! jadi konsep mengenai kemampuan jangan lagi disetarakan dengan konsep mengangkat karung. Karna jaman angkat – angkat sudah selesai. Sekarang ada fork lift, ada traktor, ada excavator.

So kalau begitu  yang membuat orang yang “mampu”nya 100 dihargai 21. Banyak toh?? Ato enggak… 13 bahkan lebih kecil …. Gajinya delapan koma. Setelah tanggal delapan koma. Oke..! Nah, untuk orang – orang yang mampunya seratus tidak dihargai sesuai adalah orang – orang yang membutuhkan peningkatan “Penghormatan”. Siapapun di ruangan ini, siapapun yang mencermati program kita ini. Tanpa peningkatan kemampuan tetapi kalau lingkungan meningkat hormatnya, dia diletakkan di tempat – tempat yang baik. Siapapun.

Orang yang dihormati tetapi tidak mampu akan diserahkan banyak orang dibawahnya yang lebih mampu untuk dipimpinnya. Sudah terbukti, jadi kalo gitu. Mungkin kita sudah memiliki kemampuan cukup. Yang belum adalah meningkatkan penghormatan pada kemampuan kita.

Itulah sebabnya jadilah pribadi Indonesia yang anggun, berbahasalah yang baik, tersenyumlah ramah, tangan anda terbuka menyambut, lihat orang.. semua orang sebagai potensi orang untuk dilayani. Apabila anda bersikap demikian, orang akan menghormati anda dan menempatkan anda di tempat – tempat yang baik.

Itu

Iklan