Choky: Nah.. sekarang anda kembali lagi di “Mario Teguh Golden Ways” , kalau pertanyaan saya sederhana kepada bapak. Apa beda Cita – cita dan kahyalan?

Pak Mario: Cita – cita dan kahyalan.

Kahyalan itu jauh sekali kemasa depan, mungkin 25 tahun, 30 tahun atau lebih.

Cita – cita itu adalah kahyalan yang bertanggal.

“Kapan” itu menjadi penting bagi kahyalan anda kalau anda ingin mencapainya. Jadi kalau anda punya kahyalan, anak kita berkahyal toh, anak – anak kita banyak berkahyal, ingatkah kita dulu suka berkahyal , begitu mereka selesai bercerita tanya “Kapan?”

Brapa banyak istri mendengar janji suaminya “Nanti kalau kita kaya”.. mulai malam ini tanya “kapan?” ..

“Kalau nanti rumah kita besar”

“Kapan?”

Nanti suami anda kurang bicara.

Nah tanggal itu, jadi cita – cita adalah kahyalan ditambah tanggal. Tanggal itu ditetapkan supaya anda tergesa – gesa. “Kok gak enak Pak Mario hidupnya tergesah – gesah”

Yes

Orang yang tidak tergesa – gesa berhasil, itu sedang tidak tergesa – gesa dan santai sekali mengenai ketidak berhasilannya. Yang menjadikan sesuatu disebut rencana itu karena ada batas waktunya. Dan dengarkan ini, orang yang hidup tanpa rencana untuk berhasil seperti hidup dengan rencana untuk gagal. Batas waktu itu dibuat bukan untuk anda selesai, batas waktu itu dibuat agar anda memulai.

Itu

Iklan