Eko: Selamat malam Pak Mario

Pak Mario: Selamat malam

Eko: Mas Choky

Choky: Selamat malam

Eko:  Salam Super

Eko: perkenalkan saya eko dari Surabaya

Pak Mario: Ooooo Dari Surabaya

Choky: Surabaya

Eko: Pertama kami ingin menanyakan bagaimana apabila mimpi dan kahyalan kita ini sebagai anak bersebrangan dengan mimpi atau kahyalan orang tua.

Yang kedua, bagaimana menyikapi apabila dalam impian yang sudah kita capai ternyata tidak…. Membahagiakan. Terimakasih.

Choky: makasi mas Eko.

Pak Mario: Orang tua, orang tua ini wakil Tuhan jadi hormatilah seperti anda menghormati Tuhan. Termasuk apabila mereka salah. Kan anda ingin anak – anak berlaku santun saat anda nanti salah. Sebagian besar diantara kita, pendidikannya lebih baik dari orang tuannya. Melihat dunia lebih luas, lebih sering daripada orang tuanya. Lalu kalau orang tuanya salah dalam sudut pandang, mengertilah bahwa tugas anda untuk memuliakannya seperti beliau memuliakan kita waktu kita belum tau apa – apa.

Tetapi lakukan yang terbaik menurut anda tanpa melukai perasaan mereka.

Kalau mereka katakana “Jangan Begitu!!!”

Iya…

Tetapi kalau begitu adalah cara yang baik bilang “Memang gak begitu tapi begitu~~”

Nanti setelah berhasil nanti orang tua bilang “Kan aku bilang apa”

Betul..

Jangan beritau mereka salah.. sayangi mereka seperti waktu beliau menyayangi kita waktu kecil dulu, lalu apabila impian itu akhirnya tidak baik pertanyaan saya “How do you know?” impian itu ternyata tidak baik. Bagaimana anda tau kalau anda tidak hidup di dalam impian anda?

Kalau anda bermimpi menjadi pribadi yang anggun, anggun lah sekarang

Kalau anda mau jadi pribadi yang tahan uji karna fitnah, tahanlah sekarang

Anda tidak akan pernah tau akhirnya itu baik kalau anda tidak mulai dari hari ini

Baik”

Iklan