Prihatin Januarti dari pamulang (semoga bener namanya)

*   = agak gak jelas kata2nya

Kalau ada salah ketik mohon di komen ya ^_^

===============================================================

Januarti: Saya Prihatin Januarti dari Pamulang

Pertanyaan saya adalah: bagaimanakah sikap kita sebagai manusia untuk tetap mempertahankan nuansa bening kita* meskipun kita berda dalam jona yang tidak nyaman?

Pak Mario: Super sekali

Hilbram Dunar: baik, trimakasih Buk Prihatin.

Pak Mario : Sahabat Indonesia yang super, kita ini sekarang mengatakan sesuatu yang tidak logis yaitu:

Yang disebut sebagai convert zone , yang disebut sebagai zona nyaman itu tidak pernah nyaman. Uang kurang, hutang banyak, pangkat rendah, dimarahin orang teruuuss and kita bilang itu zona nyaman??

Aneh ya?

Lalu orang kok tidak mau meninggalkan zona tidak nyaman itu? Jadi kalau sebetulnya semua konsultan pembicara public itu bicaranya betul tinggalkanlah zona tidak nyaman. Zona nyaman kok ditinggal? Jadi istilah kita salah sekali, ini salah kaprah besar dalam kehidupan kita. Tinggalkanlah zona tidak nyaman contohnya: berapa banyak diantara kita sekarang ini yang sedang membiasakan diri untuk hidup dengan pendapatan kecil. Ilmunya berhemat. Kalok berhasil berhemat, bisa selamat dengan pendapatan kecil apakah ada kekuatan untuk menambah pendapatan?

Tidak perlu!

Berapa banyak diantara kita, sahabat Indonesia yang super, sedang membiasakan dengan kekurangan lalu menyebutnya zona nyaman??

Yang logis . . .

Tinggalkanlah keadaan – keadaan yang tidak memuliakan kita

Jadilah pribadi . . ., Ini anjurannya, jadilah pribadi yang terlalu mulia untuk ditaruh ditempat yang tidak baik

Itu

Iklan