A.Pengertian Kesehatan Reproduksi

Kesehatan reproduksi menurut WHO adalah suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang utuh, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya. Atau suatu keadaan dimana manusia dapat menikmati kehidupan seksualnya serta mampu menjalankan fungsi dan proses reproduksinya secara sehat dan aman.
Tujuan umum kesehatan reproduksi adalah meningkatkan kemandirian dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya, termasuk kehidupan seksualitasnya sehingga hak-hak reproduksi terpenuhi.

B.Organ Reproduksi Perempuan dan Laki-laki

1.Alat Reproduksi pada Perempuan

a.Ovarium yaitu organ reproduksi yang ada dalam rongga pinggul, terletak di kiri dan kanan rahim. Indung telur berfungsi mengeluarkan sel telur satu bulan satu kali.
b.Fimbrae adalah rumbai-rumbai yang terdapat pada ujung tuba falopi dan berfungsi untuk menangkap ovum (telur) saat terjadi pelepasan telur (ovulasi).
c.Tuba falopi adalah saluran yang dilalui oleh sel telur/ovum yang keluar dari indung telur menuju rahim
d.Uterus/rahim yaitu tempat calon bayi tumbuh dan berkembang. Setiap bulan rahim melapisi dinding rahim dengan lapisan khusus untuk menerima bayi. Bila tidak terjadi kehamilan maka lapisan tersebut akan runtuh dalam bentuk darah haid. Tetapi bila perempuan hamil, maka lapisan khusus itu tidak diruntuhkan melainkan dipakai untuk menghidupi janin. Selama hamil, perempuan tersebut tidak akan mengalami haid.
e.Cervix memisahkan rahim dengan vagina. Bagian ini bermanfaat untuk menjaga agar kotoran dan kuman tidak masuk ke dalam rahim. Bagian ini juga bermanfaat untuk menyangga bayi selama dalam kandungan.
f.Vagina adalah sebuah lubang memanjang seperti tabung. Dari lubang ini keluar darah haid setiap bulan, atau bayi yang dilahirkan.
g.Mulut vagina merupakan muara dari saluran vagina.
h.Selaput dara berada dalam liang kemaluan, tidak jauh dari mulut vagina. Selaput dara terbuat dari lapisan yang tipis. Ada selaput dara yang sangat tipis dan mudah robek dan ada selaput dara yang kaku dan tidak mudah robek. Selaput dara yang tipis tidak hanya akan robek karena hubungan seks, tetapi bisa robek karena hal lain seperti kecelakaan, jatuh, atau olah raga.

Tanda berfungsinya alat reproduksi perempuan :

a.Ditandai dengan datangnya haid pertama (menarche).
b.Bila sudah terjadi menarche berarti sudah menghasilkan sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma melalui hubungan seksual.

2.Alat Reproduksi pada Laki-Laki

a.Penis adalah batang kemaluan yang tidak bertulang. Penis mempunyai beberapa manfaat yaitu untuk melakukan sanggama atau hubungan seks, untuk mengeluarkan air kencing dan sebagai alat reproduksi ketika mengeluarkan sperma. Penis akan menegang dan membesar karena terisi darah, bila terangsang. Ini yang disebut sebagai ereksi.
b.Uretra menyalurkan cairan kencing dan juga saluran air mani yang mengandung sperma. Keluarnya kencing dan air mani diatur oleh sebuah katub sehingga tidak bisa keluar secara bersamaan.
c.Vas deferens menyalurkan sperma dari testis menuju ke prostat.
d.Epidydimis yaitu saluran-saluran yang lebih besar dan berkelok-kelok. Sperma yang dihasilkan oleh testis akan masuk saluran epididimis untuk dimatangkan. Setelah matang, sperma akan masuk dalam saluran sperma.
e.Testis adalah dua bola kecil berfungsi untuk memproduksi sperma setiap hari dengan bantuan hormon testosteron.
f.Scrotum adalah tempat bergelantungnya dua bola kecil yang disebut pelir atau testis, berwarna gelap dan berlipat-lipat.
g.Kelenjar prostat adalah kelenjar yang menghasilkan cairan mani/sperma yang ikut mempengaruhi kesuburan sperma.
h.Vesikula seminalis fungsinya hampir sama dengan kelenjar prostat.
i.Kandung kencing adalah tempat penampungan sementara air yang berasal dari ginjal (air seni).

Tanda berfungsinya alat reproduksi laki-laki :

a.Mimpi basah merupakan keluarnya cairan sperma ketika sedang tidur.
b.Ereksi pengerasan dan pembesaran pada penis ketika pembuluh darah di penis dipenuhi dengan darah. Ereksi bisa terjadi karena rangsangan seksual. Ketidakmampuan ereksi lebih dikenal dengan sebutan impotensi.
c.Ejakulasi, keluarnya air mani yang mengandung sperma melalui saluran kemih di batang penis. Ejakulasi yang terjadi secara alami (tidak disadari) disebut mimpi basah. Ejakulasi yang terjadi oleh rangsangan pada diri sendiri disebut onani.

C.Pengertian Pubertas

Beberapa pengertian mengenai pubertas yaitu:

1.Menurut Monks (2002: 263) pubertas adalah berasal dari kata puber yaitu pubescere yang artinya mendapat pubes atau rambut kemaluan, yaitu suatu tanda kelamin sekunder yang menunjukkan perkembangan seksual.
2.Menurut Root dalam Hurlock (2004) pubertas merupakan suatu tahap dalam perkembangan dimana terjadi kematangan alat–alat seksual dan tercapai kemampuan reproduksi.

D.Perubahan-Perubahan pada Remaja

Remaja adalah anak usia 10-24 tahun yang merupakan usia antara masa kanak-kanak dan masa dewasa dan sebagai titik awal proses reproduksi, sehingga perlu dipersiapkan sejak dini. Soetjingsih (2004:2) membagi perkembangan remaja berdasarkan kurun waktunya antara lain.:

1.Masa pra remaja kurun waktunya sekitar 11-13 tahun bagi wanita dan bagi pria sekitar 12-14 tahun.
2.Masa remaja awal sekitar 13-17 tahun bagi wanita dan bagi pria 14-17 tahun 6 bulan.
3.Masa remaja akhir sekitar 17 tahun sampai 21 tahun bagi wanita dan bagi pria 17 tahun 6 bulan-22 tahun

Perubahan-perubahan yang terjadi pada remaja terjadi pada bagian fisik dan emosional.

1.Perubahan Fisik

Selama pertumbuhan pesat masa puber, terjadi empat perubahan fisik penting dimana tubuh anak dewasa: perubahan ukuran tubuh, perubahan proporsi tubuh, perkembangan ciri-ciri seks primer dan perkembangan ciri-ciri seks sekunder (Hurlock, 2004: 188).

a.Perubahan primer pada masa pubertas

Perubahan primer pada masa pubertas adalah tanda-tanda/perubahan yang menentukan sudah mulai berfungsi optimalnya organ reproduksi pada manusia.

1)Pada pria – Gonad atau testis yang terletak di skrotum, di luar tubuh, pada usia 14 tahun baru sekitar 10% dari ukuran matang. Kemudian terjadi pertumbuhan pesat selama 1 atau 2 tahun, setelah itu pertumbuhan menurun, testis sudah berkembang penuh pada usia 20 atau 21 tahun. Kalau fungsi organ-organ pria sudah matang, maka biasanya mulai terjadi mimpi basah.
2)Pada perempuan – Semua organ reproduksi wanita tumbuh selama masa puber, meskipun dalam tingkat kecepatan yang berbeda. Berat uterus anak usia 11 atau 12 tahun berkisar 5,3 gram, pada usia 16 rata-rata beratnya 43 gram. Tuba falopi, telur-telur, dan vagina juga tumbuh pesat pada saat ini. Petunjuk pertama bahwa mekanisme reproduksi anak perempuan menjadi matang adalah datangnya menstruasi (Hurlock, 2004: 210).

b.Perubahan sekunder pada masa pubertas

Perubahan sekunder pada masa pubertas adalah perubahan-perubahan yang menyertai perubahan primer yang terlihat dari luar.

1)Pada perempuan: lengan dan tungkai kaki bertambah panjang; pertumbuhan payudara; tumbuh bulu-bulu halus disekitar ketiak dan vagina; panggul mulai melebar; tangan dan kaki bertambah besar; tulang-tulang wajah mulai memanjang dan membesar; vagina mengeluarkan cairan; keringat bertambah banyak; kulit dan rambut mulai berminyak; pantat bertambah lebih besar.
2)Pada pria: lengan dan tungkai kaki bertambah panjang; tangan dan kaki bertambah besar; pundak dan dada bertambah besar dan membidang; otot menguat; tulang wajah memanjang dan membesar tidak tampak seperti anak kecil lagi; tumbuh jakun; tumbuh rambut-rambut di ketiak, sekitar muka dan sekitar kemaluan; penis dan buah zakar membesar; suara menjadi besar; keringat bertambah banyak; kulit dan rambut mulai berminyak (Sarlito, 2009).

2.Perubahan Emosional/Psikologis

Masa remaja merupakan “badai dan tekanan”, masa stress full karena ada perubahan fisik dan biologis serta perubahan tuntutan dari lingkungan, sehingga diperlukan suatu proses penyesuaian diri dari remaja. Tidak semua remaja mengalami masa badai dan tekanan. Namun benar juga bila sebagian besar remaja mengalami ketidakstabilan dari waktu ke waktu sebagai konsekuensi dari usaha penyesuaian diri pada pola perilaku baru dan harapan sosial yang baru (Nurfajriyah, 2009).

a.Perubahan psikologis pada remaja perempuan
Tertarik pada lawan jenis, sensitif (mudah tersinggung dan mudah marah), irasional, stress (cemas dan mudah sedih), takut, ingin mandiri, ekspresif, selalu ingin tahu.
b.Perubahan psikologis pada remaja laki-laki
Tertarik pada lawan jenis, stress (kecemasan), ekspresif, sulit bersepakat, selalu ingin tahu, kurang pertimbangan, ingin mandiri.

E.Penyebab Pubertas

Perubahan yang terjadi selama pubertas, baik pemunculan karakter seks primer maupun sekunder, semuanya diregulasi neurohormon. Ada banyak hormon yang mengatur hal tersebut, dan cara kerjanya saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya.

1.Hormon yang berperan dalam perkembangan primer dan sekunder perempuan adalah hormon estrogen dan progesteron. Peningkatan kadar hormon estrogen, bersamaan dengan penimbunan lemak, menyebabkan perubahan-perubahan spesifik yaitu membentuk panggul, perkembangan payudara, tumbuhnya rambut di ketiak dan pubis, pembesaran ovarium, tuba fallopi, uterus dan vagina. Selain itu berperan dalam penebalan dinding endometrium pada uterus (fase proliferasi) dan memelihara uterus sebagai persiapan terjadinya pembuahan. Progesteron meningkatkan pengeluaran sekresi cairan pada tuba falopi dan mempersiapkan endometrium untuk dibuahi dengan membentuk permukaan sekretorik dan mengurangi kontraksi yang dapat menyebabkan peluruhan atau menstruasi.

2.Hormon yang berperan dalam perkembangan primer dan sekunder laki-laki adalah hormon testosteron. Molekul-molekul testosteron menyebabkan perkembangbiakan sel-sel otot, mempengaruhi sel-sel pada akar rambut, menyebabkan munculnya janggut dan kumis, mempengaruhi pita suara, menyebabkan suara laki-laki lebih rendah daripada perempuan. Selain itu, molekul testosteron memberikan pada tubuh laki-laki kemampuan membuahi telur perempuan. Hormon testosteron berperan penting dalam produksi sperma.

F.Pubertas Pada Remaja

1.Mimpi Basah

Testis yang terletak dalam buah pelir/zakar laki-laki menghasilkan sperma. Sperma berenang melalui saluran sperma yang mengeluarkan cairan khusus semacam lendir. Campuran sperma dan lendir ini disebut air mani. Mimpi basah adalah peristiwa ejakulasi (pengeluaran sperma) pada saat tidur, karena testis dan salurannya terisi penuh sperma. Dan juga wet dreams merupakan cara alami tubuh mengeluarkan timbunan sperma yang berbentuk secara terus-menerus.
Penyebab keluarnya sperma lewat mimpi itu karena faktor asupan makanan, rangsangan lingkungan ataupun kegiatan sehari-hari yang mengakibatkan produksi sperma meningkat dan keluar pada saat tubuh istirahat. Bakal sperma sudah ada sejak dahulu, tetapi baru matang dan dikeluarkan pada saat seorang pria masuk masa pubertas (sekitar 9-14 tahun). Saat pubertas itu organ reproduksi pria mulai aktif bekerja, sehingga testis dapat memproduksi 120 juta sperma setiap hari, yang dimatangkan di epididimis. Kemudian disimpan juga di epididimis dan ductus deferens, apabila sudah terlalu penuh, maka akan dikeluarkan dengan cara mimpi basah yang didahului mimpi erotis. Jadi, mimpi basah berbeda dengan menstruasi karena mimpi basah tidak mempunyai siklus yang tetap dan penyebabnya itu akibat adanya dorongan seksual, yang dihasilkan dari pengisian organ seksual dengan sekret.
Proses terjadinya mimpi basah :

a.Testis memproduksi sperma setiap hari.
b.Sperma di tampung.
c.Saat penuh terjadi ejakulasi.
d.Jika tidak sadar terjadi mimpi basah.
e.Apabila disengaja terjadi masturbasi.

2.Menstruasi

Menstruasi atau haid adalah proses keluarnya cairan bercampur darah dari vagina perempuan. Cairan ini berasal dari dinding rahim perempuan yang luruh. Kata menstruasi berasal dari kata mensis yang artinya bulan. Jarak antara hari pertama menstruasi ke menstruasi berikutnya biasanya satu bulan. Karena itu menstruasi sering disebut datang bulan. Menstruasi kadang-kadang disertai rasa sakit/mules, bau badan, emosi. Sebagian wanita pertengahan usia reproduktif, perdarahan menstruasi terjadi setiap 25 – 35 hari dengan median panjang siklus adalah 28 hari.
Proses terjadinya menstruasi :

a.Penebalan dinding rahim (proliferasi). Pada tahap proliferasi terjadi pematangan ovum dan dilepaskannya pada pertengahan awal siklus ovarium.
b.Pelepasan sel telur yang telah matang, menunggu untuk dibuahi (ovulasi). Ketika tahap ovulasi kelenjar endometrium mensekresi ovula (lendir yang bentuknya berserabut tipis yang membantu masuknya sperma ke dalam uterus).
c.Tahap sekresi terjadi ketika uterus disiapkan untuk menerima ovum yang telah dibuahi endometrium terus menebal dibawah pengaruh estrogen dan progesteron dimana penebalan terjadi sampai 6 mm. Pembuluh darah dan kelenjar-kelenjar di dalam endometrium menjadi berliku-liku dan berdilatasi. Progesteron menyebabkan endometrium tebal mensekresi bahan untuk makanan ovum yang telah dibuahi (protein, lemak, glikogen, mineral yang disimpan didalam endometrium menunggu kedatangan ovum).
d.Tahap yang terakhir yaitu tahap menstruasi, jika fertilisasi/pembuahan tidak terjadi maka produksi estrogen dan progesteron menurun kira-kira dua hari sebelum menstruasi terjadi spasme pembuluh darah endometrium yang menyebabkan terjadinya ischemia pada endometrium. Pada endometrium yang ischemia akhirnya mengupas sehingga yang terjadi disebut menstruasi. Siklus normal adalah 28 hari dan memiliki siklus yang teratur.

G.Cara Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi

1.Merawat kesehatan organ reproduksi perempuan

a.Selama haid, menggunakan pembalut wanita untuk menampung darah haid. Pembalut dapat dibeli di toko ataupun dibuat dengan kain bersih.
b.Mengganti pembalut empat jam sekali, atau lebih sering selama masa haid.
c.Setiap kali buang air, siramlah (basuh) alat kelamin dengan air yang bersih atau pengganti air (tissue).
d.Setelah buang air besar, bersihkan alat kelamin dari depan ke belakang, bukan sebaliknya, agar sisa kotoran tidak masuk ke alat kelamin.
e.Jangan sering menggunakan antiseptik/cairan pembunuh kuman untuk mencuci alat kelamin, khususnya vagina, karena akan mematikan mikro-organisme yang secara alami dapat melindungi vagina.
f.Jangan memakai celana dalam yang terlalu ketat.
g.Mengganti celana dalam dua kali sehari.
h.Gunakan celana dalam yang menyerap keringat.

2.Merawat kesehatan organ reproduksi laki-laki

a.Mandi secara teratur dua kali sehari.
b.Mengganti celana dalam dua kali sehari dan gunakan celana dalam yang menyerap keringat.
c.Membersihkan anus dan penis dengan air bersih setiap kali buang air besar maupun kecil.
d.Sunat dapat mencegah penumpukan kotoran (disebut smegma) di penis.
e.Bagi yang tidak disunat, kulit penutup penis ditarik kebelakang agar bagian dalam penis dapat dicuci dengan air bersih setiap kali mandi.
f.Tidak menggunakan celana dalam yang ketat. Celana ketat dapat mengganggu stabilitas suhu testis di dalam buah zakar.

https://reionnote.wordpress.com/2014/11/04/endometritis/
https://reionnote.wordpress.com/2014/11/05/fibroadenoma/
https://reionnote.wordpress.com/2014/11/13/pendarahan-di-luar-haid-karena-polip/

https://reionnote.wordpress.com/2016/04/14/sejarah-perkembangan-pendidikan-kebidanan/
https://reionnote.wordpress.com/2016/04/03/paradigma-kebidanan/

Iklan